JALAN SALIB PRAPASKA 2026

KEUSKUPAN SURABAYA

Logo

Perhentian 4
YESUS BERJUMPA DENGAN IBUNYA

Perhentian 4

P: Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.

U: Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

P: Maria dan Yesus berjumpa dalam jalan penderitaan. Ibu dan anak saling memandang dalam keharuan yang mencekam. Hati Maria yang hancur, berkata dalam diam: "Anakku, tatapan-Mu menembus hatiku. Aku ingin memeluk-Mu, membersihkan luka di wajah-Mu, mengobati bilur-bilur yang menggores punggung-Mu, menyeka keringat yang membasahi tubuh-Mu, membalut lara hati-Mu dan menghibur duka jiwa-Mu. Nak, ingin rasanya ibu mengambil salib itu dan meletakan di pundak ibu, namun ibu tidak kuat memanggul salib seberat itu, maafkan ibuMU. Yang dapat ibu lakukan hanyalah menemani-Mu. IbuMu tak akan meninggalkan-Mu sendirian". Cinta ibu Maria memberikan ketabahan menghadapi kenyataan sepahit apapun sehingga tetap setia berada di samping Putranya. Ibu Maria menyimpan semuanya itu di dalam hatinya.

(hening sejenak)

U: Bunda Maria, doakanlah keluarga kami pada Yesus Putramu, agar kami dapat memiliki sikap iman sepertimu: tabah dan saling menguatkan dalam penderitaan, saling memberi tanpa mengharapkan imbalan, tidak malu bila anggota keluarga bermasalah, setia mengikuti Yesus sampai mati, dan selalu berserah kepada kehendak Bapa. Semoga berkat doa restumu, keluarga kami menjadi saudara bagi seluruh umat paroki dan menjadi berkat bagi masyarakat. Demi kemuliaan Tuhan kami Yesus Kristus, sepanjang masa.

U: Amin.

P: Tuhan, kasihanilah kami.

U: Allah, kasihanilah kami, orang berdosa ini.

Oh Maria bunda kudus
yang setia ikut Yesus
Kau teladan hidupku
 



PDI UKWMS Kampus Kota Madiun