Perhentian 12
YESUS WAFAT DI ATAS SALIB
P: Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur
kepada-Mu.
U: Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
P: Setelah tergantung di atas kayu salib kurang lebih tiga jam
lamanya. Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam
tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan setelah berkata demikian Yesus
wafat.
(hening dan berlutut)
Yesus rela mengorbankan hidup-Nya demi cinta kepada murid-Nya. Ia
membuktikan kata-kata yang diucapkan di hadapan para murid: "Tak ada
kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang menyerahkan nyawanya
untuk sahabat-sahabatnya." Cinta sejati selalu menyerahkan, bahkan rela
memberikan seluruh hidupnya bukan sebaliknya yang selalu meminta dan
menuntut.
U: Tuhan Yesus yang Maha Kasih, dalam keheningan di puncak Golgota,
Engkau menyerahkan hidupMu agar kami yang masih berdosa memperoleh
kehidupan abadi bersama Allah, BapaMu. Berilah kekuatan ilahiMu sehingga
umat paroki kami semakin tergerak untuk selalu memberi daripada menuntut
orang lain. Semoga di ujung hidup kami, bersamaMu, kami dapat
menyerahkan diri dengan berseru: Ya Bapa, ke dalam tanganMu, kuserahkan
nyawaku. Demi kemuliaan namaMu, kini dan sepanjang masa.
U: Amin.
P: Tuhan, kasihanilah kami.
U: Allah, kasihanilah kami, orang berdosa ini.
Biji mati menghasilkan
buah yang berkelimpahan,
wafat-Mu menghidupkan.
PDI UKWMS
Kampus Kota Madiun