Perhentian 14
YESUS DIMAKAMKAN
P: Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur
kepada-Mu.
U: Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
P: Yusup dari Arimatea mengafani jenazah Yesus dengan kain lenan
putih bersih, lalu membaringkan-Nya di dalam kubur baru yang digalinya
di dalam bukit batu. Kemudian pintu kubur itu ditutup dengan batu besar.
Keesokan harinya imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama sama
menghadap Pilatus meminta, agar kubur Yesus dijaga sampai hari yang
ketiga, supaya murid-murid-Nya tidak mencuri jenazah Yesus dan
memberitakan bahwa Dia telah bangkit dari antara orang mati. Kata
Pilatus kepada mereka, "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah
kubur itu dengan sebaik-baiknya". Para prajurit hanya mampu menjaga
makam Yesus, tetapi tak berdaya menghentikan ke-Allah-an Yesus dan
ajaran cinta kasih-Nya. Kehidupan illahi dan ajaran kasih itu terus
menembus ruang dan waktu yang terbentang lebih dari 2000 tahun.
Keilahian Yesus dan ajaran KasihNya tidak dapat dihentikan oleh kekuatan
manusia mana pun. Itulah kekuatan Cinta Allah sendiri.
(hening sejenak).
U: Tuhan Yesus, semoga ajaran dan kekuatan cinta kasih-Mu selalu
kami perjuangkan perwujudannya dalam lima aspek hidup Gereja: pewartaan,
peribadatan, persekutuan, kesaksian dan pelayanan masyarakat. Berkatilah
buah-buah pertobatan kami yang mendewasakan kehidupan paroki kami, mulai
dari keluarga, Lingkungan dan Stasi. Berkatilah seluruh umat paroki kami
sehingga menjadi berkat bagi masyarakat, khususnya mereka yang
menderita, lemah miskin tidak berdaya, difabel, demi kemuliaan namaMu,
kini dan sepanjang masa.
U: Amin.
P: Tuhan, kasihanilah kami.
U: Allah, kasihanilah kami, orang berdosa ini.
Tuhan Yesus dimakamkan
masuk alam kematian, sampai bangkit mulia.
PDI UKWMS
Kampus Kota Madiun