BULAN MARIA TAHUN 2026

UNTUK OMK

Keuskupan Surabaya Tahun 2026

Logo APP 2026

PERTEMUAN 3

Maria Cerita Kita di Gereja
 


AVE MARIA

Engkau yang dipilih Allah Bapa yang di surga
Untuk melahirkan Putra-Nya yang kudus
Engkaulah bunda Kristus
Bunda sang penebus segala dosa manusia
Bunda Maria perawan yang tiada bernoda
Hatimu bersinar putih tiada bercela
Engkau Bunda Almasih
Yang diangkat ke surga penuh kemuliaan

Reff:
Ave Maria 2x
Terpujilah Bunda terpujilah namamu
Sepanjang segala masa
Ave Maria 2x
Syukur kepada-Mu Tuhan yang Pengasih
Selama-lamanya
 



 



TANDA SALIB
P + U: Dalam Nama Bapa, dan Putera dan Roh Kudus. Amin.
P : Semoga beserta kita.
U: Sekarang dan selama-lamanya.

 



PENGANTAR
Teman-teman terkasih, selamat datang. Kita kembali berkumpul sebagai orang muda Gereja dengan semangat dan harapan baru. Kita membawa pengalaman hidup dari keluarga dan komunitas kita. Kita juga datang dengan kerinduan untuk semakin mengenal Tuhan dalam hidup kita. Pada pertemuan sebelumnya, kita belajar bahwa Maria menjadi penjaga iman dalam keluarga. Maria hadir sebagai ibu yang setia mendampingi. Ia membantu keluarga bertumbuh dalam iman dan menjaga agar iman tetap hidup dalam keseharian.
Hari ini, kita melangkah lebih jauh. Kita akan mendalami peran Maria dalam kehidupan Gereja. Kita belajar bahwa Maria menyatukan anak-anaknya dalam Gereja dan tidak membiarkan kita berjalan sendiri. Ia mengajak kita untuk hidup dalam kebersamaan.
Melalui pertemuan ini, kita diajak untuk merasakan kehadiran Maria dalam hidup kita. Kita belajar bahwa Maria mendekatkan kita kepada Gereja dan menuntun kita untuk hidup dalam komunitas yang saling menemani. Karena itu, marilah kita membuka hati agar Roh Kudus mempersatukan kita dalam kasih.

 



DOA PEMBUKA
(Didoakan bersama - sama atau memilih salah satu petugas doa dari Teman Muda)
P : Marilah kita berdoa (hening sejenak)
P+U : Ya Bapa yang penuh kasih, kami bersyukur atas cinta-Mu yang selalu menyertai hidup kami. Engkau memberikan Bunda Maria sebagai ibu yang menyatukan dan mendampingi kami dalam Gereja. Utuslah Roh Kudus-Mu agar kami semakin mampu memahami sabda-Mu. Bimbinglah kami agar setia hidup dalam Gereja dan saling mengasihi sebagai satu komunitas. Seluruh doa, harapan, dan permohonan ini kami sampaikan kepadaMu Bapa dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang berkuasa dengan Dikau dalam persekutuan dengan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa.
Amin.

 



BACAAN KITAB SUCI
KISAH PARA RASUL 2:1-13 (PENTAKOSTA)

Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Waktu itu di Yerusalem diam orang orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah." Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: "Apakah artinya ini?" Tetapi orang lain menyindir: "Mereka sedang mabuk oleh anggur manis."
 



SHARING PENDALAMAN
1.Momen mana yang menarik bagi Teman Muda dari bacaan di atas? Mengapa momen itu menarik bagimu?
2.Menurut Teman Muda, komunitas seperti apa yang tercermin dalam peristiwa di atas?
3.Menurut Teman Muda, bagaimana peran Roh Kudus terhadap komunitas Para Rasul di atas?

 


PENEGUHAN

Teman Muda yang terkasih, sebagai orang muda kita pasti ingin punya tempat untuk pulang. Kita ingin punya komunitas yang menerima kita apa adanya. Kita ingin punya teman yang mendukung, bukan menghakimi. Kita ingin didengar saat kita bercerita. Kita ingin merasa bahwa kehadiran kita itu penting. Namun kenyataannya tidak selalu seperti itu. Kadang kita merasa tidak dianggap dalam komunitas. Kadang kita merasa sendirian walaupun sedang bersama banyak orang. Ada juga yang merasa tidak punya tempat di Gereja. Bahkan ada yang akhirnya memilih menjauh. Pengalaman ini mungkin pernah kita rasakan. Di sinilah kita diajak untuk melihat peran Bunda Maria. Maria adalah ibu yang tidak pernah meninggalkan anak-anaknya. Maria selalu berusaha menyatukan, bukan memecah. Maria hadir dengan kelembutan dan perhatian. Maria menemani para murid dengan setia. Maria menunjukkan bahwa kebersamaan itu penting. Dalam Kisah Para Rasul (Kis. 1:12-14), Maria sungguh hadir bersama para rasul. Ia berdoa bersama mereka, menantikan janji Tuhan. Ia tidak pergi ketika situasi tidak pasti, tetapi justru tetap tinggal dan setia.
 

Dalam Kisah Pentakosta, para murid berkumpul bersama. Mereka datang dengan rasa takut dan kebingungan. Namun mereka tetap tinggal bersama dalam doa. Tiba tiba Roh Kudus datang dan memenuhi mereka. Mereka mulai berbicara dalam berbagai bahasa. Banyak orang dari berbagai bangsa bisa mengerti mereka. Hal ini menunjukkan bahwa Roh Kudus itu universal. Roh Kudus tidak dibatasi oleh bahasa atau budaya. Roh Kudus menghadirkan bahasa yang semua orang mengerti. Bahasa itu adalah kasih, damai, dan persatuan. Ketika orang hidup dalam kasih, semua orang bisa merasakannya.
Itulah tanda kehadiran Roh Kudus. Menariknya, Maria juga ada di tengah mereka. Maria tidak menonjolkan diri, tetapi tetap hadir. Maria berdoa bersama mereka dan menguatkan mereka. Maria membantu mereka untuk tetap bersatu. Maria menjadi sosok yang menenangkan dan menguatkan. Maria mendekatkan mereka pada kehidupan Gereja yang sejati.
 

Sekarang kita diajak untuk melihat hidup kita sendiri. Apakah kita sudah merasakan kehadiran Maria? Apakah kita mau belajar dari Maria untuk menemani sesama? Apakah kita mau menjadi bagian dari komunitas yang saling menerima? Kita semua punya peran dalam membangun komunitas. Komunitas yang ideal itu sederhana.
Komunitas yang ideal adalah komunitas yang mau hadir. Komunitas yang mau mendengarkan tanpa menghakimi. Komunitas yang tidak mengucilkan siapa pun. Komunitas yang saling mendukung dalam iman. Komunitas yang berjalan bersama menuju Tuhan. Mari kita mulai dari hal kecil. Mari kita menyapa teman yang jarang diajak bicara. Mari kita mendengarkan tanpa menyela. Mari kita hadir bagi teman yang sedang kesulitan. Mari kita membawa suasana damai dalam komunitas. Mari kita berjalan bersama Maria menuju Yesus.

 


DOA SPONTAN
(Berdasarkan peneguhan di atas, dan dari keperluan kehidupan Teman Muda, dipersilakan menyampaikan doa-doa spontannya.)

 


DOA PENYERAHAN KEPADA BUNDA MARIA (PUJI SYUKUR NO. 216)
(Didoakan secara bersama-sama)
Santa Maria, Bunda Allah, kami bersyukur karena Allah telah membebaskan engkau dari noda dosa sejak engkau dikandung; Ia berkenan memperhatikan kerendahanmu, dan mengangkat Engkau menjadi ibu Sang Juru Selamat. Kami bersyukur pula karena engkau telah menjadi teladan orang beriman. Dalam menanggapi panggilan Allah, Engkau menyerahkan diri segenap hati dengan berkata, "Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu."
Ya Bunda, kami, para putramu, sangat mencintai engkau dan ingin mengikuti teladanmu. Mohonkanlah kami rahmat Allah, agar kami selalu berusaha melakukan kehendak Allah.
Bunda yang penuh kasih sayang, kami serahkan kepadamu segenap keluarga kami. Sudilah engkau selalu melindungi kami sekeluarga. Semoga kami semua menjadi anak-anak yang patut kepadaMu dan saling mengasihi dengan tulus hati.
Kami serahkan kepadamu segenap warga masyarakat kami bersama para pemimpinnya. Sudilah engkau melindungi mereka dalam setiap usaha membangun bangsa dan negara.
Ya Ratu Pencinta Damai, batulah agar segala bangsa bersatu padu, hidup rukun dan damai. Bukalah jalan iman bagi mereka yang belum mengenal putramu, Yesus.
Doakanlah mereka yang dianiaya karena iman dan kebenaran. Semoga mereka tabah, dan tetap setia kepada Yesus, putramu.
Ya Bunda Maria, penolong yang sejati, hantarkanlah semua permohonan kami ini ke hadapan putramu, Sang Maharaja Kerajaan Damai, tempat setiap doa permohonan dikabulkan, setiap beban hati diringankan, dan segala kelemahan dikuatkan. Dialah Tuhan kami kini dan sepanjang masa.
(Amin.)

Doa Bapa Kami 1x

 


DOA PENUTUP
(Didoakan bersama - sama atau memilih salah satu petugas doa dari Teman Muda)

P : Marilah kita berdoa (hening sejenak)
P + U : Ya Tuhan yang penuh kasih, kami bersyukur atas penyertaan-Mu dalam pertemuan ini dan dalam hidup kami. Engkau menghadirkan Roh Kudus yang mempersatukan kami dalam kasih dan damai sebagai satu komunitas Gereja. Engkau juga memberikan Bunda Maria yang setia mendampingi dan menyatukan kami sebagai anak-anak-Mu. Bimbinglah kami agar mampu hidup saling menerima, saling menemani, dan tidak mengucilkan siapa pun dalam komunitas kami. Kuatkanlah kami agar setia berjalan bersama-Mu dan menjadi tanda kasih-Mu di tengah dunia. Doa, harapan, dan seluruh niat baik kami, kami persembahkan kepadaMu, dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin.

 


BERKAT PENUTUP
P : Semoga Tuhan beserta kita
U : Sekarang dan selama-lamanya
P : Semoga kita semua diberkati Tuhan yang Mahakuasa
P + U : Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amin.
P : Teman-teman terkasih, pendalaman iman Bulan Maria pertemuan ketiga sudah selesai
U : Syukur kepada Allah

 


LONCENG MARIA


Hari ini kami memuji
Bunda penuh kasih, prawan lestari
Ave Maria ...
Salam Maria bunda penuh rahmat
Tuhan besertamu, terpujilah dikau
Ave Maria ...
Santa Maria bunda Tuhan Allah
Doakanlah kami, kini dan selalu
Ave Maria




 
 



Bahan Pendalaman Iman 
Bulan Maria Tahun 2026
Untuk OMK
Komisi OMK Keuskupan Surabaya

Versi Digital oleh 


UKWMS Kampus Kota Madiun